Teori kecerdasan majemuk (Multiple Intelligences) telah menunjukkan bahwa tidak ada strategi atau model pembelajaran terbaik. Suatu strategi atau model pembelajaran mungkin sangat cocok untuk beberapa siswa, tetapi tidak akan begitu cocok untuk siswa lainnya. Hal ini berkaitan dengan jenis kecerdasan yang cenderung miliki miliki. Oleh karena itu, dianjurkan kepada guru untuk menggunakan berbagai macam strategi dan model pembelajaran agar semua siswa terakomodasi berdasarkan jenis kecerdasan yang mereka miliki sehingga setiap siswa dapat terlibat selama pembelajaran di sekolah.
Ke-7 Kecerdasan majemuk yang dimaksud oleh penggagasnya (Howard Gardner) adalah sebagai berikut:
Beberapa prinsip dari teori kecerdasan majemuk (multiple intelligences) adalah sebagai berikut:
Ke-7 Kecerdasan majemuk yang dimaksud oleh penggagasnya (Howard Gardner) adalah sebagai berikut:
- Liguistik. Cirinya adalah berpikir dengan kata, suka membaca, menulis, bercerita, bermain kata. Kebutuhannya berupa buku, kaset, alat tulis, buku harian, dialog, diskusi, atau debat.
- Logis-matematis. Cirinya adalah berpikir dengan penalaran, suka bereksperimen, bertanya, mencari tahu tentang teka-teki, menghitung, dll. Kebutuhannya berupa hal-hal untuk mengeksplorasi dan berpikir, ilmu alam, kunjungan ke planetarium, film sains fiksi, dsb.
- Spasial (Tata Ruang). Cirinya adalah berpikir dengan gambar.Kecintaannya adalah menggambar, melukis, merancang, mencoret-coret, memvisualisasikan. Kebutuhannya adalah seni, video, film, slide, permainan imajinasi, labirin, teka-teki, buku berilustrasi, perjalanan ke museum seni, dsb.
- Tubuh-Kinestetik (Bodily-Kinesthetic). Cirinya adalah berpikir melalui sensasi somatik (tubuh). Ia suka berlari, menari, melompat, ,menyentuh, membangun, dan menunjuk. Kebutuhannya berupa bermain peran, drama, gerakan, hal-hal untuk membangun sesuatu, olahraga, permainan fisik, kerajinan tangan, belajar sambil bekerja (hands on activity).
- Musikal. Cirinya berpikir melalui musik, irama, dan melodi. Ia sangat suka bernyanyi, bersiul, bersenandung, mengetuk-ngetukkan jari atau kaki, dan mendengarkan. Kebutuhannya adalah bernyanyi sepanjang waktu, pergi ke sebuah konser, bermain musik, dsb.
- Interpersonal. Cirinya adalah berpikir dengan memnatulkan ide orang lain. Kecintaannya adalah terkemuka, melakukan mediasi, mengorganisasikan, pesta, dsb. Kebutuhannya adalah pertemanan, kelompok bermain, pertemuan sosial, acara komunitas, klub, magang, dsb.
- Intrapersonal. Cirinya adalah berpikir secara mendalam dalam dirinya sendiri. Cirinya suka bermeditasi, merenung, bermimpi, berdiam diri. Kebutuhannya adalah tempat rahasia, waktu untuk sendiri, pilihan-pilihan, dan proyek yang tidakl bergantung pada orang lain.
Beberapa prinsip dari teori kecerdasan majemuk (multiple intelligences) adalah sebagai berikut:
- Teori kecerdasan majemuk bukan teori untuk menentukan satu jenis kecerdasan seseorang. Teori kecerdasan majemuk menganggap bahwa semua orang memiliki ke-7 jenis kecerdasan, hanya kapasitasnya yang berbeda.
- Howard Gardner beranggapan bahwa sebenarnya semua orang memiliki potensi untuk mengembangkan ke-7 macam kecerdasan tersebut, asalkan mendapat dorongan, pengajaran, dan pengayaan yang sesuai.
- Kecerdasan-kecerdasan selalu bekerjasama dalam cara yang rumit dan kompleks. Kecerdasan selalu berinteraksi satu sama lain.
- Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar menjadi cerdas dalam setiap kategori.